Ini sebuah kisah nyata yang bisa kita ambil hikmahnya.
Seorang wanita yang masih lajang di umurnya yang genap 30 tahun, mengazamkan dirinya untuk secepatnya mendapat jodoh. Namun, Allah masih belum berkenan memberikannya. Wanita itu tetap berprasangka baik dan tetap berdoa supaya cepat dikabulkan permintaannya.
Suatu hari, dia berangkat kerja dan menemukan sebuah Al-Qur’an yang tergeletak di teras kantornya. Lalu dia bertanya – tanya, Al – Quran siapakah yang berada di teras kantornya tersebut? Karena takut terlambat, maka dia bergegas masuk kekantornya dan sambil membawa Qur’an tersebut.
Suasana seperti biasanya, sibuk dan sibuk bekerja yang wanita itu lakukan. Al – Qur’an itu hanya tergeletak tanpa daya di meja kerjanya. Waktu yang dia lalui hanya bekerja, dengan waktu shalat yang terlewat, dan Qur’an itu masih tetap tergeletak begitu saja. Hari sudah senja, dan wanita itu pulang ke rumahnya, meninggalkan Qur’an yang tergeletak di mejanya.
Keesokkan harinya, ketika dia sampai di teras kantor, alangkah terkejutnya ketika dia menemukan kembali Al Qur’an yang tergeletak lagi denga posisi dan letak yang sama dengan yang kemarin. Dia bertanya tanya, siap yang memindahkan Qur’an itu? Padahal dia menyimpan di mejanya.
Hari – hari berikutnya, wanita itu selalu menemukan Qur’an yang tergeletak di teras. karena penasaran, dia membuka Qur’an tersebut. Tiba – tiba, angin yang kencang menyergap dirinya, dan Al Qur’an itu terbuka, muncullah satu surat :
Iqra, bismirobbikalladzi kholaq (Bacalah dengan nama Tuhanmu)
Wanita itu tercengang, seketika air matanya meleleh dan dia terkulai lemas. Dia menangis sekuat tenaga, menyesali bahwa dia telah lupa dan lalai terhadap pedoman hidupnya selama ini. Wanita itu masih tak beranjak dari teras kantornya. Tiba – tiba, teman kerjanya berkata ada apa ?
lalu wanita itu berkata : Ajari aku mengaji….
Assalamualaikum salam kenal….
Nice posting
Salam